Kaukus Pancasila DPR RI: Berikan Perlindungan pada LGBT

1065
0
SHARE

Kaukus Pancasila menghimbau agar Negara memberikan perlindungan kepada komunitas LGBT dari segala bentuk diskriminasi dan kekerasan atas dasar apapun. Anggota Kaukus yang juga anggota Komisi 8 dari Fraksi Gerindra Rahayu Saraswati menegaskan, “Terlepas dari perdebatan medis maupun agama, faktanya mereka adalah warga negara yang sudah sepatutnya memperoleh perlindungan dan rasa aman, sebagaimana warga negara lainnya. ”

Kaukus Pancasila sangat prihatin atas perlakuan buruk yang selama ini dialami oleh kelompok LGBT seperti pada peristiwa intoleransi yang dialami oleh Pondok Pesantren Al-Fatah di Banguntapan Yogyakarta. Jumat 19 Februari 2016 kelompok Front Jihad Islam (FJI) menyebarluaskan ajakan untuk Menolak dan Menyegel Ponpes Waria dan kemudian sebanyak 20 orang yang dipimpin oleh Abdul Rohman akhirnya mendatangi Ponpes Waria. Tindakan JFI itu didasari pada rumor bahwa Ponpes mengembangkan fiqh Islam yang bertentangan dengan Syariat Islam. Rumor tersebut diduga disebarluaskan pertama kali oleh sebuah portal online Panji Mas.

Menanggapi aksi sepihak FJI, Koordinator I Kaukus yang juga anggota Komisi 8 dari Fraksi PKB, Maman Imanulhaq mengatakan, “Inisiatif seperti yang dilakukan oleh Ponpes Al Fatah, merupakan inisiatif yang semestinya dikembangkan untuk mewujudkan Islam sebagai Rahmatan lil alamin.”

Sementara anggota Komisi 11 dari Fraksi PDIP Eva Sundari menambahkan, “Dengan mengacu pada Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab dan Sila Persatuan Indonesia, semua warga negara sama kedudukannya di mata hukum dan konstitusi terlepas dari latar belakang suku, agama, maupun orientasi seksualnya.”

Kaukus mendesak negara hadir untuk melindungi LGBT karena mereka juga warga negara Indonesia. Ada 3 himbauan kepada negara yang disampaikan anggota DPR.

Pertama, Pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah, memastikan perlindungan kepada seluruh warga negara, tidak terkecuali kelompok LGBT, dari segala bentuk diskriminasi maupun kekerasan atas dasar apapun

Kedua, menghimbau Kepolisian RI segera mengambil tindakan tegas, sesuai Surat Edaran tentang Ujaran Kebencian dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, untuk mencegah atau menindak para pelaku penyulut kebencian, diskriminasi, maupun kekerasan terhadap kelompok LGBT

Ketiga, agar Kementerian Pendidikan dan Kementerian atau lembaga negara terkait, mengembangkan pendidikan kewarganegaraan dan prinsip negara hukum, serta menciptakan suasana kondusif untuk tumbuhnya toleransi di tengah-tengah masyarakat serta kesatuan dan persatuan, bukan sebaliknya.

SHARE YOUR COMMENT HERE! - AlineaTV have the right to delete racist and ad hominem comments.
Share
Like the story? Help us to spread AlineaTV to everyone.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here